FISIKA&KIMIA
DASAR 2
TEGANGAN
ARUS BOLAK-BALIK DAN SEARAH
MAKALAH

NAMA : Untung Nugroho
NPM
: 1A114947
KELAS : 1 KA 39
KATA
PENGANTAR
puji
syukur kita panjatkan kepada Allah SWT karena dengan hidayah
nyalah sehingga kita dapat menyelesaikan makalah ini, tak lupa pula salawat dan
salam kita panjatkan kepada junjungan nabi besar Muhammad SAW yang memberi
penerangan bagi umat manusia. Penulisan makalah ini, dimasudkan sebagai salah
satu tugas pada mata kulia fisika dan
kimia dasar dijurusan sistem informasi universitas gunadarma.
saya
menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan, dengan kata lain
masih banyak kekurangan baik dari segi penulisan maupun penyajian materi, oleh
karena itu saya mengharapkan kritik dan saran dari pembaca guna perbaikan
makalah ini kedepannya. Dalam menyelesaikan makalah ini, tak lupa pula saya
ucapkan terimah kasih kepada berbagai pihak atas bantuannya dalam
penyusunan makalahini Karena makalah ini dapat
terselesaikan tepat waktunya.
Dan saya berharap
semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan penulis
khususnya. Amin
Bekasi, 25 juni 2015
UNTUNG NUGROHO
DAFTAR
ISI
Halaman
Sampul .............................................................................................................. i
Kata
Pengantar ............................................................................................................... ii
Daftar Isi ......................................................................................................................... iii
BAB
I. PENDAHULUAN
A. Latar
belakang ..........................................................................................................
B. Rumusan
masalah .....................................................................................................
C. Tujuan ...................................................................................................................
BAB
II. PEMBAHASAN
A. Pengertian
rangkaian arus bolak balik ....................................................................
B. Harga efektif dan harga rata-rata ..........................................................................
C. Fungsi eksponensial dan impedensi .........................................................................
D. Rangkaian RLC .......................................................................................................
E. Daya dalam rangkaian AC ....................................................................................
BAB III. PENUTUP
A. Kesimpulan ............................................................................................................
B. Saran ......................................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................
BAB
I. PENDAHULUAN
A.
Latar belakang
Kebutuhan
manusia akan energi banyak ditopang oleh energy listrik. Hal ini dapat dilihat
dari kegiatan sehari-hari yang banyak menggunakan tenaga listrik, seperti
lampu,alat-alat rumah tangga dari elektronik serta mesin-mesin dipabrik.listrik
dihasilkan dari sumber energi listrik atau pembangkit energy listrik yang lazim
disebut generator. Dari sumbernya, energy listrik disalurkan atau ditransisikan
kepada konsumen, menggunakan kawat penghantar atau kawat transisi yang
panjangnya bias mencapai ratusan kilometer. Ditinjau dari sifat
alirannya listrik dibedakan antara listrik arus searah dan arus
bolak balik. Arus bolak balik (alternating carrent) atau AC merupakan arus
dengan tegangan yang berubah tanda secara berulang. Listrik PLN menggunakan
arus bolak balik berbentuk gelombang sinusoidal. Isyarat yang diproses dalam
elektronika banyak berupa arus bolak balik dengan berbagai bentuk gelombang.
Akan tetapi bentuk gelombang yang dasar adalah bentuk sinusoidal. Oleh karena
itu menurutt dalil fourier hambir semua bentuk gelombang dapat diuraikan dalam
bentuk deret fourier menggunakan bentuk gelombang sinusoidal.
Ada beberapa
cara dalam membahas arus bolak balik. Yang paling umum adalah metode fungsi
eksponensial kompleks. Dengan cara ini aturan yang digunakan pada arus searah
tetap berlaku, asalkan digunakan fasor kompleks. Cara kompleks ini biasanya
digunakan pada rangkain RLC seri dan pararel dengan tekanan pada
pengertian factor kualitas (Q).
B. Rumusan
masalah
1. Bagaimankah
mengaplikasikan konsep arus bolak balik serta penerapannya ?
2. Bagaimanakah
menentukan harga efektif dan harga rata-rata pada arus bolak balik ?
3. Apa
perbedaan rangkain RLC seri dengan RLC parallel ?
C. Tujuan
1. Mampu
menagaplikasikan konsep arus bolak balik serta penerapannya.
2. Dapat
menentukan harga efektif dan harga rata-rata pada arus bolak balik.
3. Dapat
mengetahui perbedaan rangkain RLC seri dengan parallel.
BAB
II. PEMBAHASAN
A. Pengertian
Arus bolak balik
Arus bolak balik
adalah arus listrik yang berbalik arah dengan frekuensi tetep sehingga disebut
arus AC (Alternating Current). Pada listrik arus bolak
balik, GGl serta arusnya mempunyai lebih dari satu arah atau arahnya
berubah sebagai fungsi waktu. Sumber Arus bolak balik adalah
generator Arus bolak balik. Generator Arus bolak balik
terdiri atas sebuah kumpuran persigi yang diputar dlam medan magnet.
Arus bolak balik
dibedakan antara Arus bolak balik yang mempunyai fungsi atau pola grafik
sinusoida dan Arus bolak balik yang non sinusoida seperti pada gambar :
Sumber arus
bolak balik adalah generator arus bolak alik, generator arus bolak balik
terdiri atas sebuah kumparan persegi yang diputar dalam medan magnet. Gaya
gerak listrik (GGL) yang dihasilkan oleh generator arus bolak balik berubah
secara periodic menurut fungsi sinus atau cosinus. GGL sinusoida ini
dihasilkan oleh sebuah kumparan yang berputar dengan laju sudut tetap.tegangan
yang dihasilkan berupa tegangan sinusoida dengan persamaan sebagai berikut:
Ԑ = NBA
ω sin ωt
Atau
Ԑ = Ԑm sin
ωt
Dengan :
Ԑm = NBA
ω = gaya gerak listrik maksimum
N = Jumlah
lilitan kumparan
A = luas
kumparan
B = besarnya
induksi magnetic
ω = frekuensi
sudut putaran kumparan
Beban listrik
dalam rangkaian Arus bolak balik dapat berupa resistor (R), kapasitor
(C) dan indictor (L).
Pada
Arus AC diukur dengan amperemeter AC, besaran yang terukur merupakan
nilai rms (root mean square) atau nilai afektif dari arus,untuk
melihat bentuk arus.untuk melihat bentuk arus sinusoidal yang dihasilkan oleh
sumber bolak balik, dapat digunakan osiloskop. Monitor sebuah osiloskop
terbagi-bagi menjadi baris-baris dan kolom-kolom sehingga membentuk sebuah
kotak seperti pada gambar :
Dari gambar
diatas sumbu vertikal menunjukkan nilai tegangan atau arus yang dihasilkan oleh
sumber bolak balik dan sumbu horizontal menunjukkan waktu.
B. Harga
Efektif (Root-mean-square) dan Harga Rata-Rata (average)
Pada
listrik arus bolak ballik besarnya GGL (Ԑ), beda potensial (V) dan arus
(I) selalu berubah sebagai fungsi wkatu. Untuk itu perlu suatu besaran
yang bersifat tetap, tidak digunakan harga efektif dan harga
rata-rata, baik untuk GGl, beda potensial maupun arus. Alat ukur
amperemeter AC dan volt meter AC dapat mengukur nilai
efektif dari arus dan tegangan bolak balik.nilai efektif arus dan
tegangan bolak balik adalah kuat arus dan tegangan yang dianggap setara dengan
arus dan tegangan searah yang menghasilkan jumlah energy yang sama ketika
melalu suatu pengantar dalam waktu yang sama. Besarnya arus efektifyang
mengalir pada sebuah rangakain seperti pada gambar Dibawah dapat
dihitung dengan cara sebagai berikut.
1. Harga
Efektif (root-mean-square, rms)
Harga
efektif arus(Ief = Irms) dari arus listrik bolak balik didefenisikan
setara dengan besarnya arus rata-rata yang pada besar hambatan dan selang waktu
yang sama,menghasilkan kerja listrik yang sama besar.
Untuk arus rata,
jika arus sebesar I mengallir pada hambatan R selam selang
waktu t akan menghasilkan kerja listrik sebesar:
W =
R I2 t
Untuk arus rata,
I = Ief
W= R I2ef t
Kerja yang
dihasilkan oleh arus bolak balik pada hambatan R dalam selang
waktu t adalah:
W= i2 dt
Dalam waktu
setengah periode, energy yang dihasilkan oleh arus efektif adalah:
Wef =
I2ef R T
Untuk selang
waktu satu periode, harga efektif listrik arus bolak balik adalah:
Ief = 2 dt
Harga efektif
untuk GGL dan arus adalah:
Ԑef = p
Dan
Ief p
Biasanya tanda
atau keterangan efektif tidak dituliskan.itu berarti yang dimaksud adalah harga
efektifnya. Pada umumnya alat-alat ukur listrik bolak balik dikalibrasi
untuk harga efektif untuk tegangan sinusoida.
2. Harga
rata-rata (average-value)
Harga
rata-rata arus dari listrik arus bolak balik didefenisikan setara dengan
besarnya arus rata yang dalam selang waktu sama memindahkan sejumlah muatan
yang sama besarnya.Jika arus rata dengan selang waktu memindahkan sejumlah
muatan, q = I t. Listrik arus rata, arus yang mengalir
tetap besarnya, berarti arus rata-rata dan arus sesaat sama
besarnya, atau
I = Ī
q= I t = Ī
t
Jumlah muatan
yang dipindahkan oleh arus bolak balik dalam selang waktu t adalah:
Untuk
selang waktu satu periode harga rata-rata bagi arus GGL dan tegangan adalah:
Untuk arus bolak
balik yang mempunyai pola grafik simetrikm, artinya bagian positif dan
negative sama besar, maka dalam selang waktu t harga
rata-ratanya nol. Dalm hal demikian, harga rata-rata diambil untuk
selang waktu setengah periode.
C. Fungsi
eksponensial dan Impedansi Kompleks
1. Fungsi
eksponensial kompleks
Pada
suatu rangkaian bolak-balik yang terdiri dari sebuah resistor yang seri dengan
sebuah kapasitor seperti pada gambar berikut
Salah satu cara
untuk memecahka persamaan diatas adalah dengan menggunakan fungsi eksponensial
kompleks untuk menyatakan suatau fasor. l Suatu bilangan kompleks dapat dinyatakan
sebagai z = x + jy dimana j = yang merupakan bilangan khaya
(imajener), x disebut bagian nyata (real) dari, dan ditulis : x =
Ri . Besaran y disebut bagian khayal dan ditulis y = Im. Suatu fasor z = x + j y dapat
dinyatakan secara mengutup (polar) dengan menggunakan fungsi eksponensial
kompleks:
z
= e jɸ
2. Fungsi impedansi
kompleks
Kembali
kepersamaan (1.2)
Vp cos ( ωt
+ɸ )= I (t) R +
Dengan
Vs (t) = Vp
cos (ωt +ɸos) dan I (t) = Ip cos ( ωt +ɸoi) dimana Vs (t) =
Vp ej (ωt + ɸos)
Impeansi kompleks
untuk reaktansi kapasitif yaiu:
D. Rangkaian
RLC
Rangkaian
penting dalam rangkaina arus bolak balik ialah rangkaian RLC seri dan parallel.
1. Resonansi
RLC-Seri
Sebuah
rangkaian yang terdiri atas hambatan, induktansi, dan kapasitor yang terhubung
secara seri dan dihubungkan dengan sebuah sumber tegangan yang berubah terhadap
waktu vs (t) seperti pada gambar.kita mulai dengan menganalisis arus yang
mengalir pada rangkaian.
Pada rangkain
RLC seri adalah rangkain yang terdiri atashambatan inductor dan kapasitor yang
disusun secara seri seperti pada gambar 5 kemudian rangkaian tersebut
dihubungkan dengan sumber tegangan bolak balik. Andaikan arus
sesaatnya I = im sin ωt diperoleh :
Dari gambar
diatas diperoleh:
tan
jika dibuat
grafik tegangan total dan arus pada sebuah grafik,akan didapatkan grafik
sebagai berikut :
Beda fase antara
tegangan total (Vab) terhadap arus adalah dengan 0
< < 900 (tegangan mendahului arus)
2. Impedensi rangkaian RLC
seri
Hambatan
total karena pengaruh resistor R, inductor XL, dan kapasitor XC dalam
rangkaian arus bolak balik dapat diganti dengan sebuah hambatan pengganti yang
disebut impedansi (Z) sehingga akan berlaku hubungan
V = V = I Z
Nah,
bagaimanakah cara mengetahui frekuensi resonansi dari sebuah rangkaian ? dengan
mengubah-ubah frekuensi yang dihasilkan oleh sebuah generator, anda dapat
menetukan frekuensi resonansi dari rangkaian dengan
cara frekuensi generator diubah-ubah mulai dari nilai
terkecil, kemudian secara perlahan-lahan dinaikkan sambil mengamati arusyang
terbaca pada amperemeter. Arus akan membesar dan akhirnya akan
mengecil. Pada arus mencapai nilai maksimum, frekuensi pada rangkaian itu
merupakan frekuensi resonansi.
Banyak peralatan
elektronik memerlukan rangkaian resonans. Diruang sekitar anda,merambat
berbagai gelombang radio dan gelombang televise dengan berbagai macam
frekuensi. Agar pesawat radio atau televise dapat menerima satu macam
frekuensi, dibutuhkan sebuah rangkaian resonansi yang frekuensi resonansinya
dapat diubah-ubah. Rangkaian semacam ini disebut rangkaian penala. Pengubahan
freuensi resonansi biasanya dilakukan dengan menggunakan kapasitor yang
kapasitasnya dapat diubah-ubah, disebut kapsitor variable.
E.
Daya Dalam Rangkaian Ac
Jika
sebuah induktor dialiri arus listrik bolak balik, pada inductor akan timbul
medan magnetic. Untuk menimbulkan medan magnetik ini dibutuhkan energi yang
kemudian akan tersimpang didalam medan magnetic. Jika arus listriknya
dihentikan, medan magnetic akan hilang. Bersamaan dengan itu, energy yang
tersimpandidalam medan magnetik pun akan berubah kembali menjadi energy
listrik. Oleh karena inductor dialiri arus bolak balik, akan terjadi perubahan
energy berulang ulang secara periodic dari energy listrik ke medan magnetikdan
sebaliknya dari medan magnetic ke energy listrik.
Peristiwa yang
sama dapat terjadi pada kapasitor. Ketika kasitor dihubungkan dengan tegangan
listrik,di dalam kapasitor timbul medan listrik. Untuk menimbulkan medan
listrik ini dibutuhkan energy yang bersal dari tegangan listrik. Jika tegangan
listriknya diputuskan, medan listrik di dalam kapasitor juga akan menghilang
dan energy yang tersimpan didalamnya akan kembali ke rangkaian dalam bentuk
arus listrik sesaat. Oleh karena kapasitor dihubungkan dengan tegangan bolak
balik, akan terjadi terjadi peristiwa perubahan energy secara periode.
Jadi inductor
murni dan kapasitor murni yang ada didalam rangkaian arus bolak balik tidak
menghabiskan energy listrik karena yang sebenarnya terjadi adalah perubahan
secara berulang energy listrik dari rangkaian kemedan magnet atau medan
listrik.
BAB
III. PENUTUP
A. Kesimpulan
Aliran
listrik berdasarkan sifatnya dibedakan antara listrik arus searah (direct
current, DC) dan listrik bolak balik
(alternating-current, AC) disebut listrik arus searah jika arahnya tetap,
arus searah yang besarnya tetap disebut arus rata, dan arus searah yang
besarnya berubah disebut dengut atau arus pulsa.
Harga efektif
dari listrik arus bolak balik setara dengan besarnya arus rata yang besar
hambatan dan selang wktu yang sama menghasilkan kerja listrik yang sama besar,
sedangkan harga rata-rata dari listrik arus bolak balik setara dengan besarnya
arus rata yang dalam selang waktu memindahkan sejumlah muatan yang sama
besarnya.
Keuntungan cara
penyelesaian dengan fungsi eksponensial kompleks dan impedansi kompleks dapat
digunakan untuk menyakan fasor dan diterapkan aturan untuk arus searah. Untuk
resonansi pada rangakaian RLC sumber tegangannya tetap, artinya
nilai rms Vs tidak tergantuk pada arus yang mengalir dalam
rangkaian.
B. Saran
Diharapkan semua
pihak memberikan sumbangsinya dalam menyempurnakan makalah ini.
DAFTAR
PUSTAKA
- Untnuknugroho4@gmail.com
- Kamajaya. 2007. Cerdas Belajar Fisika Untuk SMA
Kelas XII. Bandung: Grafindo
Saleh, Muh. 2008. Dasar-Dasar Elektronika.
Makassar: Unismuh
- See more at:
http://nary-junary.blogspot.com/2014/11/arus-bolak-balik.html#sthash.NoVLcVzx.dpuf











Tidak ada komentar:
Posting Komentar